Selasa, 23 April 2013

bila aku menjadi ibu

kuliah di dunia kebidanan membuat hari-hari saya dipenuhi dengan belajar mengenai perempuan dari janin, neonatus, bayi, balita, pra sekolah, usia sekolah, remaja, dewasa, hamil, bersalin, nifas, masa antara, kb, hamil lagi  ( bla bla bla ).

bukan-bukan, bukan itu yang ingin saya ceritakan teman. sering bertemu dan menangani ibu-ibu yang akan bersalin kadang membuat saya "tertarik" untuk menjadi ibu pula. tapi saya tau saya sedang menuntut ilmu, untuk masa depan saya dan keluarga saya kelak, agar saya mampu memberikan kehidupan yang layak untuk anak saya.

menyadari hal itu, saya mulai "nyambi" belajar menjadi ibu. supaya ketika saya sudah dihadapkan pada waktu untuk menjadi ibu, saya sudah benar-benar siap untuk menjadi ibu sempurna bagi anak saya. menjadi malaikat Tuhan untuk anak saya. memberikan rasa nyaman, kedamaian, dan menjawab semua pertanyaannya sebagai makhluk baru di bumi.

dalam proses belajar ini, tiba-tiba saya mulai takut. takut saya tak mampu menjawab pertanyaan dari jagoan saya kelak. saya takut ketika saya mulai mengenalkan tentang carut marutnya dunia, banyak anak seusianya yang tak mampu sekolah, dia akan bertanya seperti ini "MENGAPA BUNDA TIDAK MELAKUKAN SESUATU ?"

satu pertanyaan itu sudah membuat saya sangat takut. saya takut saya benar-benar tak bisa menjawab.

sekarang saya paham, bahwa saya harus membuat perubahan. supaya saya dapat menurunkan semangat perubahan ini ke anak saya.

anakku sayang, bunda janji kau akan menjadi anak yang paling bahagia karena memiliki bunda. dan bunda yakin kau akan membuat bunda bangga dengan caramu sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar